Pengertian media komunikasi dan fungsinya
Komunikasi adalah suatu proses yang menyangkut
hubungan antara manusia dengan lingkungan disekitarnya. Tanpa komunikasi
manusia akan terpisah dari lingkungannya. Tapi tanpa lingkungan komunikasi akan
menjadi kegiatan yang tidak relevan. Dengan kata lain manusia berkomunikasi
sebab perlu mengadakan hubungan dengan lingkungan. Ketika Dalam berkomunikasi,
manusia tentunya memerlukan media komunikasi.Pengertian media komunikasi adalah
semua sarana yang dipakai untuk memproduksi, mereproduksi, mendistribusikan
ataupun menyebarkan dan juga menyampaikan Informasi.
Media komunikasi sangat berperan di dalam
kehidupan masyarakat. Proses pengiriman informasi di zaman yang serba modern
ini sangat canggih. Teknologi telekomunikasi paling dicari oleh semua orang,
untuk menyampaikan atau mengirimkan informasi ataupun berita sebab teknologi
telekomunikasi semakin berkembang, semakin cepat, akurat, tepat, mudah, murah,
efektif serta efisien. Berbagi informasi antar negara dan benua di belahan
dunia manapun semakin sekarang semakin mudah.
Fungsi media komunikasi, meliputi:
- Efektifitas – dengan adanya media komunikasi akan mempermudah kelancaran dalam penyampaian informasi.
- Efisiensi – dengan menggunakan media komunikasi akan mempercepat penyampaian informasi.
- Konkrit – dengan memakai media komunikasi akan membantu mempercepat isi pesan yang memiliki sifat abstrak.
- Motivatif – dengan menggunakan media komunikasi akan lebih semangat melakukan komunikasi.
Jenis-jenis media komunikasi, berdasarkan
fungsinya sebagaimana di bawah ini:
- Fungsi produksi – media komunikasi yang berguna untuk menghasilkan berbagai macam informasi, Misalnya: PC/Komputer pengolah kata (Word Processor).
- Fungsi reproduksi – media komunikasi yang berguna untuk memproduksi ulang dan menggandakan informasi, Misalnya: Audio tapes recorder serta Video tapes.
- Fungsi Penyampaian informasi – media komunikasi yang berfungsi untuk komunikasi yang digunakan untuk menyebarluaskan serta menyampaikan pesan kepada komunikan yang menjadi sasarannya, Misalnya: Hand phone, Telephone, Faximile, dsb.
Media komunikasi berdasarkan bentuknya, antara
lain di bawah ini:
- Media cetak adalah berbagai macam barang yang di cetak, yang dimana dapat digunakan sebagai sarana penyampaian pesan informasi, seperti contohnya: surat kabar/koran, brosur, bulletin dsb.
- Media Audio adalah penerimaan informasi yang tersampaikan dengan menggunakan indra pendengaran, seperti contohnya: Radio dsb.
- Media visual (media yang di pandang) adalah penerimaan pesan informasi yang tersampaikan menggunakan indra penglihatan, misalnya: TV, foto dsb.
- Media audio visual adalah suatu media komunikasi yang dapat dilihat sekaligus didengar, jadi untuk mengakses pesan informasi yang disampaikan, digunakan indra penglihatan dan indra pendengaran, seperti contohnya : Televisi, video dsb
Berdasarkan jangkauannya, diantaranya
meliputi:
Media komunikasi eksternal adalah suatu media komunikasi yang
digunakan untuk menjalin hubungan dan menyampaikan pesan informasi dengan
pihak-pihak luar. Seperti contohnya:
- Media komunikasi tercetak atau tertulis dimaksudkan untuk menjangkau publik eksternal seperti konsumen, pelanggan, mitra kerja, pemagang saham dan sebagainya. Misalnya seperti makalah perusahaan, brosur, bulletin. Media eksternal yang dicetak ini memiliki fungsi sebagai media penghubung, sebagai sarana menyampaikan keterangan, media pendidikan, sarana untuk membentuk opini masyarakat, sarana untuk membangun citra, dll.
- Radio yaitu alat elektronik yang dapat digunakan sebagai media komunikasi serta informasi yang termasuk media audio yang hanya dapat memberikan rangsangan pendengaran saja. Melalui alat ini orang bisa mendengarkan siaran tentang berbagai peristiwa tang terjadi, kejadian penting yang terbaru, masalah-masalah dalam kehidupan maupun acara hiburan.
- TV/Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi sendiri berasal dari kata tele dan kata vision, yang memiliki arti jauh (tele) serta tampak (vision). Jadi televisi dapat di artikan tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Untuk menyampaikan pesan informasi kepada masyarakat melalui siaran televisi dapat dipakai dengan memasang iklan, mengundang wartawan ataupun reporter televisi supaya memuat berita tentang kegiatan atau dapat pula mengajukan permohonan untuk mengisi suatu acara siaran di TV.
- Telepon yaitu sebagai media komunikasi, telepon sangatlah penting untuk menyampaikan serta menerima berbagai informasi lisan, secara cepat dengan pihak publik eksternal.
- Telephone Seluler (Handphone) yaitu merupakan salah satu dari perkembangan teknologi dengan kecanggihan teknologi zaman ini, fungsi handphone tidak hanya sebagai alat komunikasi saja tetapi juga dapat mengakses jaringan internet, sms, mms dan dapat saling mengirimkan data. Dengan semakin berkembangnya teknologi handphone, maka akan semakin membantu publik dalam melakukan berbagai aktivitas, sebab sekarang handphone dapat dikatakan sebagai identitas seseorang.
- Surat adalah media penyampaian informasi secara tertulis, dapat berupa surat konvensional maupun elektronik. Surat-menyurat merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting diperusahaan. Banyak sekali informasi yang keluar masuk perusahaan melalui media ini, sebab surat merupakan media komunikasi yang sangat efektif jika yang terkait tidak dapat berhubungan secara langsung atau secara lisan.
- Internet adalah Jaringan komputer yang terhubung secara luas dan tersebar di seluruh penjuru dunia. Jaringan ini meliputi jutaan komputer yang saling terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon ( baik kabel maupun wirelles/tanpa kabel). Fungsi media ini diantaranya mudah, cepat dan juga murah dalammenyampaikan informasi dengan jangkauan dunia. Internet menyediakan beberapa aplikasi yang bisa dipakai oleh para peggunanya. Misal seperti: Chatting, Email, web, dll.
Media komunikasi internal adalah semua sarana penyampaian dan
juga penerimaan pesan informasi dikalangan publik internal, dan biasanya
bersifat non-komersial. Penerima maupun pengirim informasi yaitu orang-orang
publik internal. Media yang dapat digunakan secara internal antara lain,
seperti: Surat, telephone, papan pengumuman, house jurnal (Majalah Bulanan),
printed Material ( Media komunikasi cetakan), media Pertemuan dan pembicaraan,
dll.
STRATEGI KOMUNIKASI
Seperti halnya dengan strategi dalam bidang apapun, strategi komunikasi harus didukung oleh teori, karena teori merupakan pengetahuan berdasarkan pengalaman yang sudah diuji kebenarannya. Harold D. Lasswell menyatakan bahwa cara yang terbaik untuk menerangkan kegiatan komunikasi ialah menjawab pertanyaan ”Who Says What Which Channel To Whom With What Effect?”
Untuk mantapnya strategi komunikasi, maka segala sesuatunya harus dipertautkan dengan komponen-komponen yang merupakan jawaban terhadap pertanyaan dalam rumus Lasswell tersebut;
Who? (Siapakah komunikatornya)
Says what? (pesan apa yang dinyatakannya)
In which channel? (media apa yang digunakannya)
To whom? (siapa komunikannya)
With what effect? (efek apa yang diharapkan)
Quinn(1992) dalam buku kampanye PR kiat dan strategi edisi revisi(Ruslan,2002:90-91) menyatakan agar suatu strategi dapat efektif dilaksanakan dalam sebauh program, maka ia harus mencakup beberapa hal:
1. Objektif yg jelas dan menentukan semua ikhtiar diarahkan untuk mencapai pemahaman yang jelas, menentukan dan bisa mencapai keseluruhan tujuan. Tujuan tersebut tidak perlu dibuat secara tertulis namun yang penting bisa dipahami dan menentukan.
2. Memelihara inisiatif.strategi inisiatif menjaga kebebasan bertindak dan memperkaya omitmen. Strategi mesti menentukan langkah dan menetapkan tindakan terhadap peristiwa, bukannya bereaksi terhadap satu peristiwa.
3. Konsentrasi, dengan memusatkan kekuatan yang besar untuk waktu dan tempat yang menentukan.
4. Fleksibilitas.strategi hendaknya diniatkan untuk dilengkapi penyanggad an dimensi untuk fleksibilitas dan maneuver.
5. Kepemimpinan yang memilki komitmen dan terkoordinasi. Strategi hendaknya memberikan kepemimpinan yang memiliki komitmen dan tanggung jawab terhadap pencapaian tujuan pokok.
6. Kejujuran. Strategi itu hendaknya dipersiapkan untuk memanfaatkan kerahasiaan dan kecerdasan untuk menyerang lawan pada saat yang tidak terduga.
7. Keamanan. Strategi itu mesti mengamankan seluruh organisasi dan semua operasi penting organisasi.
R Wayne Pace, Brent D. Peterson, danM. Dallas Burnett dalam bukunya Techniques for effective communication, menyatakan bahwa tujuan sentral dari kegiatan komunikasi terdiri atas tiga tujuan utama, yaitu:
To secure understanding(komunikan mengerti akan pesan yang diterimanya)
To establish acceptance(penerimaan pesan oleh komunikan itu kemudian dibina)
To motivate action(kegiatan dimotivasikan)
Komunikasi adalah proses yang rumit. Dalam rangka menysun strategi komunikasi diperlukan suatu pemikiran dengan memperhitungkan faktor-faktor pendukung dan penghambat. Akan lebih baik apabila dalam strategi itu diperhatikan komponen-komponen komunikasi dan factor pendukung/ penghambat pada setiap komponen tersebut (Effendy,2003:35).
– Mengenali sasaran komunikasi
Kerangka referensi
Factor situasi dan kondisi
– Pemilihan media komunikasi
– Pengkajian tujuan pesan komunikasi
– Peranan komunikator dalam komunikasi
Daya tarik sumber
Kredibilitas sumber